Tuesday, January 29, 2013

0 Dokter Forensik : Kematian Arniati Disebabkan Kecelakaan

Date: Tuesday, January 29, 2013 10:10 PM
Category:
Author: komunitas tintamerah
Share:
Responds: 0 Comment

Dokter Forensik : Kematian Arniati Disebabkan Kecelakaan


Sumbawa Besar, Sumbawanews.com. - Pelaksanaan otopsi oleh dokter Independen yang diharikan oleh Polda NTB dari Dokter Forensik Fakultas Kedokteran Universitas Mataram terhadap Mayat Arniati, dilakukan Kamis (24/01). Dari otopsi yang dilakukan sekitar pukul 12.45 hingga 18.15 wita tersebut disimpulkan kematian disebabkan oleh kecelakaan. 
 
dr.Arfi Syamsun menegaskan dari pemeriksaan bagian luar tubuh terdistribusi banyak luka Baik luka lecet tekan, luka lecet serut dan luka memar. Luka memar ditemukan mulai dari kaki, perut, tangan, dada dan kepala. Dibagian tangan, terdapat luka lecet tekan, memar yang disertai resapan darah. 
 
Dijelaskan, dipergelangan tangan kanan ditemukan memar memar dan luka lecet. Terdapat memar di kaki kanan, lutut kanan dan paha kanan atas. Terdapat memar pada betis kanan, bokong kanan terdapat luka lecet dan memar dan pinggan kanan terdapat luka lecet dan memar yang bercampur dengan lebam mayat. “Pemeriksaan kami awali dari kanan, karena pada bagian kanan terdapat luka paling banyak,” kata dokter yang mengaku terlibat dibidang forensik sejak tahun 2006 dan hingga 2010 telah menangi sekitar 80 orang.
 
Diungkapkan, pada bagian tubuh pinggang kanan terdapat wana kehitaman. “Karena saya bukan ahli dibidang aspal, jadi saya ambil bagian itu kemudian untuk kepentingan penyidikan. Apa aspal atau tidak,” jelasnya, juga menambahkan, pada punggung belakang, kepala dan telinga bagian belakang  terdapat luka memar. Sedangkan pada Leher depan, terdapat beberapa lecet tekan, luka memar di bahu kiri, luka memar di lengan atas kiri, lecet dipinggang kiri, lecet serut dari punggung, pinggang ke bokong kiri. 
 
Pada paha kiri terdapat lecet. “Setelah dikonvirmasi (dibuka) banyak darah di bawah kulit paha kiri akibat terjadi luka ketika korban masih hidup,” jelasnya. 
 
Kemudian, ditemukan luka robek di bibir alat kelamin bagian atas, robek di lubang pembuangan bagian bawah. Dan patah tulang panggul kiri dan kanan. “Tulang panggul patah diangkat, rahim normal tidak ada apa-apa, alat kelamin tidak ada lecet dan memar. Dan yang sangat teknis, ada patah tulang rusuk kanan nomor 3 dan 4 kanan, kemudian menusuk ke dalam rongga dada dan mengenai paru-paru kanan, sehingga didapatkan darah sebanyak 50 milimeter di dalam rongga paru-paru,” jelas dia, juga mengatakan, saluran nafas diepenuhi darah, jantung normal, otak normal, tidak ada patah tulang pada kepala. 
 
Sehingga katanya, berdasarkan keilmuan sebagai dokter ditarik beberapa kesimpulan. Pertama, didapatkan banyak luka lecet tekan, serut dan luka memar yang tersebar pada bagian tubuh dan sebagian kecil dibagian kiri, dangan ukuran luka yang berfariasi. Kedua, dua buah luka robek pada alat kelamin, yatiu pada bibir kiri atas dan bokong kanan yang disertai resapan darah disekitar patahan tulang.
Kemudian, didapatkan beberapa patah tulang, patah tulang komplit pada tulang selangkah, patah tulang komplit satu titik pada tulang rusuk ketiga kanan, patah tulang komplit satu titik pada tulang rusuk ke empat, dua titik pada tulang panggul kiri dan kanan. didapatkan resapan darah luar di paru-paru kanan dan ditemukan dipermukaan dalam sebanyak 50 mm.
 
Selanjutnya, tidak didapatkan luka-luka percobaan yang menunjukkan usaha bunuh diri, atau luka-luka pertahanan yang menujukkan luka dari pertahanan diri pada pembunuhan. Tidak ada patah tulang kepala, tulang belakang, tulang paha dan kaki. Tidak ada penyekit kronis pada bagian tubuh organ dalam.
 
“Sebab kematian karena benturan keras antara tubuh bagian kanan dengan permukaan benda tumpul yang luas, sehingga patah tulang panggul dan patah tulang rusuk kanan. Luka-luka yang mempunyai pola distribusi bentuk dan ukuran yang bervariasi identik dengan luka kecelakaan dijalan raya,” jelasnya, juga menambahkan, luka primer kecelakaan berupa luka-luka dan patah tulang yang terdistribusi pada tubuh bagian kanan. Luka sekunder pada sisi tubuh bagian kiri, serta luka tersier terdistribusi pada bagian tubuh depan. (Using) 

source : sumbawa news

Artikel Terkait :



Post a Comment